Total Tayangan Halaman

Rabu, 31 Mei 2017

Apa yang terjadi dengan Indonesiaku saat ini...??

Speechless.. Karena rasa nya kepala ini di penuhi dengan rasa bingung,  sedih, kecewa, marah, sesak jadi satu.  Setiap kali buka FB lihat beranda seolah seperti orang-orang yang sedang cokol-cokolan. Cerita tantang Hujat menghujat,  fitnah, artikel artikel yang tak jelas membela siapa di tambah lagi status-status orang-orang kepinteran yang kalau di baca persis seperti bensin yang malah bikin kebakaran.

Apa ga ush punya medsos kali ya jadi anteng - anteng wae,  Kayak emak-emak tetangga yang ga sadar informasi ini, paling pusing cuma karena mikirin harga barang-barang,  sembako, listrik, minyak yang menjulang tinggi. Kalau nonton TV,  yang di tonton paling  sinetron india yang ga habis-habis sampe malam tiba.  Jadi ga perlu mengkhawatirkan keadaan negara yang rakyat nya udh hampir gontok- gontokan ini.

Krisis kepercayaan sama pemerintah mungkin juga jadi salah satu penyebab negaraku ini carut marut, karena belum mampu memenuhi janji janji manis nya sebelum terpilih. Rakyat jadi semakin terpuruk dengan harga-harga yang melambung tinggi,  susahnya mencari pekerjaan dan lain sebagainya. Tapi itulah takdir,  siapa yang bisa mengubah.  Yang terbaik adalah mendukung pemerintah agar mereka mampu bekerja maksimal karena dengan saling salah menyalahkan tidak akan merubah keadaan malah akan semakin memperburuk keadaan.

Ditambah lagi masalah agama yang dikendarai politik yang sedang panas panasnya saat ini sehingga sudah menjadi isu sara yang sangat saya khawatirkan mengusik kedamaian negaraku ini. Masalah penistaan agama oleh seorang petahana gubernur salah satu propinsi beberapa bulan ini membawa efek masalah yang seperti nya tiada habis-habis nya,  saling serang menyerang,  fitnah-memfitnah,  masing masing ga mau mengakui kesalahan dan takut nya akan terus berkepanjangan. Semoga negaraku selalu dalam keadaan damai.

Masalah agama memang benar benar sangat riskan, apalagi jika menyangkut agama mayoritas di negara ini yaitu islam. Kadang saya berfikir apakah ada yang membuat skenario terhadap apa yang terjadi di negara ku ini...

Saya mendengar dan membaca bahwa ada negara negara tertentu yang sangat berambisi menghilangkan 1,4 milyar muslim di dunia sehingga berbagai cara mereka lakukan untuk mewujudkan ambisinya baik dengan cara terang terangan maupun secara halus, dengan melaga sesama islam itu sendiri.  Yang santer terdengar adalah mereka mencoba mengadu domba Syi'ah dan Wahabi.  Mereka berusaha menghancurkan negara-negara islam yang ada di dunia.  Palestina,  Iraq,  afganistan dan sekarang Suriah yang benar benar sedang dalam kondisi mengenaskan,  mengingat Indonesia adalah negara dengan penduduk yang paling banyak memeluk agama islam,  mungkinkah kejadian-kejadian yang terjadi saat ini adalah ulah mereka... Wallahu a'lam.  Bahkan mereka sudah membuat rencana untuk menghancurkan mekah dan madinah yang menjadi tempat berkumpulnya umat muslim dari seluruh dunia setahun sekali dengan bom atom persis seperti peristiwa bom atom di hiroshima dan Nagasaki pada perang dunia ke 2,  dan menggunakan tenaga nuklir untuk membumi hanguskan islam. Naudzubillah. Semoga mekah dan madinah selalu dalam lindungan Allah.

Terorisme merajalela, bom bunuh diri terjadi dimana mana.  Belakangan terjadi di Inggris ketika konser Iriana Grande pada senin 22 Mei 2017 dan bom kampung melayu pada rabu, 24 Mei 2017 dimana  pelakunya selalu dikait-kaitkan dengan Islam khusus nya ISIS,  yang mengaku sebagai negara islam tapi tingkah nya melebihi setan. Bahkan isu bahwa ISIS adalah merupakan olahan dari negara yang  menginginkan islam hilang dari muka bumi inipun mencuat hebat, persis seperti yang dikatakan Hillary.  Mengingat usaha dari negara ini untuk menghancurkan ISIS begitu lemah.
Efek dari tindakan terorisme ini adalah muslim-muslim minoritas di suatu negara menjadi terancam kebebasannya bahkan hidup nya.

Islam adalah Rahmatan lil 'alamiin,  Islam adalah agama yang cinta damai dan lembut. Islam selalu memerintahkan melindungi orang-orang yang tidak bersalah bukan sebaliknya jadi jika ada tindakan terorisme yang mengatas namakan islam maka itu bukanlah islam.

Mungkin inilah tanda-tanda bahwa kiamat sudah semakin dekat. Wallahu a'lam bishshowaf. Semoga kita selalu dalam lindungan Allah dan tetap dalam iman. Aamiin.

Selasa, 30 Mei 2017

Untuk adek yang berotak kanan.


Addiya chalisha,  ponakan wanda yang umur nya hampir 4 tahun bulan 8 nanti. Ponakan wanda yang wanda sayangi,  yang seandainya bisa, pipi adek akan wanda tempel di Hidung wanda biar wanda bisa cium adek tiap saat. Wanda doakan adek jadi anak yg sholehah,  yang cerdas,  berbakti pada orang tua dan jadi kebanggan umi dan abi dalam prestasi. Aamiin. Walaupun abi dan umi sempat risau dengan keadaan adek yg belum bisa bicara dengan kalimat sempurna sampai sekarang tapi wanda yakin kekurangan adek ini akan menjadikan adek orang yg hebat nanti,  sama seperti Albert Einstein,  Steven Hawkin, Aghata Christy,  Aristoteles Onasis dan banyak Ilmuan lain yang masa kecil nya penuh dengan kekurangan tapi hebat di masa depan.  Aamiin :)
Wanda baru aja baca sebuah artikel yang di tulis sama Papa Edi,  tulisannya bikin wanda yakin adek bisa jadi anak yang hebat.  Artikel ini wanda save di blog wanda ini karena wanda yakin akan memerlukannya lagi suatu saat nanti.
Para Jenius dunia mulai dr Da Vinci, Van Gogh, Edison & Eistein waktu kecil ciri2nya mirip seperti ini. Apkah anak anda juga?
Keluarga Indonesia yg berbahagia dimanapun anda berada,
Satu hari saya pernah ditanya tentang ciri anak2 otak kanan yg sering di anggap bermasalah oleh guru dan sekolahnya...?
Apa sich anak otak kanan itu...?
Mungkin lebih tepatnya adalah anak yang secara naluriah lebih dominan menggunakan otak kanannya.
Berdasarkan temuan dalam bidang sains otak diketahui bahwa otak berpikir manusia terbagi atas belahan otak kiri dan kanan. Masing-masing belahan memiliki kemampuan yang berbeda dan saling melengkapi.
Mirip seperti tangan kita ada kiri dan ada kanan. Ada sebagian orang yang lebih dominan menggunakan kiri atau yang sering disebut sebagai anak kidal, ada yang dominan kanan tapi ada juga yang seimbang. Otak juga sama dengan tangan dalam proses bekerjanya dia selalu bersama-sama saling melengkapi, hanya tetap saja ada yang sedikit lebih dominan dari lainnya. Persis seperti tangan kita.
Karena selama ini yang kita ketahui hanya kemampuan dan sifat-sifat otak kiri, maka standar ke normalan berpikir seorang anakpun didasarkan pada cara bekerjanya otak kiri.
Sebelum para ilmuan otak menemukan ini kira-kira 20 tahun yang lalu, maka anak-anak yang cenderung dominan otak kanan sering dikategorikan bermasalah baik ADD, ADHD, DYSLEXIA, LEARNING DISABILITY, TIDAK BISA KONSENTRASI, BAHKAN HINGGA AUTIS RINGAN . Padahal sesungguhnya mereka bukan bermasalah melainkan memiliki sifat-sifat yang lebih di dominasi otak kanan nya.
Mari kita perhatikan ciri-cirinya,
1. Sulit mengikuti pelajaran disekolah.
2. Terlambat bicara dibandingkan anak seusianya
3. Pada awal-awal sering lebih kuat tangan kiri (kidal)
4. Jika berbicara tidak runtut dan sistematis dan sulit dipahami maksudnya.
5. Persaannya sangat sensitif/peka mudah emosi
6. Sulit mengungkapkan keinginannya dalam bentuk kata/kalimat atau sulit menyusun kalimat untuk mengungkapkan perasaannya.
7. Cepat hafal tempat/lokasi, tanda-tanda dan rute perjalanan kesatu tempat yang pernah dikunjungi meskipun hanya sekali.
8. Sering bicara tidak nyambung dengan pertanyaan.
9. Kadang suka berkhayal dan bicara sendiri menceritakan fantasinya
10. Kadang bercerita ke satu tempat yang sebenarnya belum pernah di kunjunginya seolah-olah seperti nyata.
11. Konsentrasi rendah pada pekerjaan yang kurang disukainya/diminta oleh gurunya tapi sangat tinggi pada hal-hal yang menarik perhatiannya.
12. Sering membuat cara baru dalam menyelesaikan tugas/soal-soal dan kurang suka cara yang di ajarkan oleh gurunya.
13. Lebih suka permainan rangcang bangun seperti lego dsb.
14. Suka keluar dari kelompok dan melakukan aktivitasnya sendiri.
15. Sebagian ada yang sudah tahu membedakan jenis-jenis benda; seperti merek mobil, jenis pesawat dsb. dalam usia yang relatif sangat dini
16. Sulit diajari mengeja suku kata tapi lebih cepat dengan gambar atau flash card.
17. Waktu kecil sulit membedakan huruf d dengan b
18. Jika menulis huruf sering terbalik anatara W dengan M atau E dengan 3
19. Sulit mengerjakan soal-soal matematika logika/rumus-rumus
20. Sebagian lagi sulit mamahami maksud dari soal cerita matematika kecuali diberikan contoh analogi/perumpamaan dengan menggunakan alat bantu benda-benda.
21. Sering memandang ke atas dan terlihat seperti melamun
22. Kurang suka mencatat dan lebih suka memenuhi bukunya dengan gambar disana-sini.
23. Sering membaca melompat dan beberapa kata tertinggal atau terlompati saat menulis kata atau kalimat.
24. Jika sudah mengenal huruf/angka, ia mampu membaca urutan huruf/angka dari belakang atau dengan urutan terbalik dengan cepat & tepat.
Para orang tua dan guru yang berbahagia.... ciri-ciri tersebut sebagian ada yang mirip dengan anak anda di rumah, jangan khawatir, anak anda sama sekali bukan bermasalah melainkan lebih dominan otak kananya. Yakni anak-anak yang memiliki keunggulan dalam bidang Imajinasi, Desain, Rancang bangun, dan para pencipta baik dibidang sains atau dibidang seni.
Bagaimana cara mengelolanya agar ia bisa mencapai potensi unggul yg dimilikinya??
Jawaban lengkapnya ada pada buku yg berjudul : Anak yg berotak kanan di dunia yg berotak kiri ditulis oleh Jefrey Fred & Laurie Parson, di terbitkan oleh Karisma Publishing di dapat di pesan on line via:
https://www.facebook.com/Pusat-pemesanan-buku-AYAH-EDY-1538959983042274/
Selain itu anda juga perlu memiliki buku lain yg berjudul Menemukan Potensi Unggul Sejak Dini ditulis oleh Ayah Edy dan Widiyanto Setiyono. Jika anda serius ingin anak anda sukses berupayalah terus untuk mendapatkan dan mempelajari kedua buku tersebut !
by ayah edy
Wanda sayang Addya Chalisha. Kanza Isfanjiya Ghooliy,  Syila Assyifa,  dan Aqla Ilmi.  Cepat besar ya nang,  jadi anak yang sholehah dan hebat. 

Jumat, 19 Mei 2017

Benarkah agama adalah warisan..??

Benarkah agama adalah sebuah warisan..? Pertanyaan ini muncul dalam benak ketika membaca sebuah artikel yang membahas tentang seorang gadis 15 tahun yang di puji puji karena begitu lantang dan kritisnya membahas tentang agama yang dianggabnya adalah sebuah warisan. Tulisan itu di tulisnya karena ingin menciptakan toleransi di indonesia dengan keberagamannya,  mengingat kejadian penistaan agama yang di lakukan seseorang yang menjabat petahana gubernur sebuah propinsi.
Tulisannya mampu menarik simpati banyak orang,  khususnya orang-orang yang berada pada posisi aman dalam tulisan ini.  Dan saya akui tulisan ini benar-benar bagus untuk memepererat kebhinekaan yang ada di Indonesia.
Tapi..  Benarkah agama itu hanyalah sekedar sebuah warisan Yang sudah melekat ketika kita lahir karena orang tua kita? Sempat bikin saya mempercayai kalimat ini. Lantas saya berfikir kembali jika benar agama yang saya anut sekarang adalah karena saya ikuti orang tua saya, betapa bodoh nya saya karena tetap berada didalamnya sementara saya diberikan fikiran untuk berfikir apa yang benar dan apa yang salah.
Muhammad Rasulullah tidak akan rela dilempari kotoran, berdarah,  bahkan membiarkan nyawanya terancam jika ternyata agama nenek moyang nya bisa bikin dia aman dalam hal ini jika agama adalah sebuah warisan.
Agama yang dianut seseorang adalah sebuah pilihan dan tentulah melalui proses logika yang dapat diterima penganutnya.
Seperti pakaian yang melekat di tubuh saya adalah pilihan bagi saya untuk memakainya atau tidak memakainya. Saya merasa kedinginan maka saya memakainya,  saya khawatir debu akan membuat kulit saya sensitif maka saya memakainya,  saya merasa malu jika telanjang maka saya memakainya dan kebiasaann ini bukan karena warisan dari nenek moyang saya.
Saya juga setuju dengan yang dikatan John Dewer " Fikiran seperti parasut hanya berfungsi ketika dibuka" tapi sepertinya pemahaman kita dari sisi yang berbeda.
Salut buat kamu dek atas usaha memupuk toleransi bangsa kita.  Tapi apapun itu,  agama adalah pedoman segalanya.  :) Semoga saya,  kamu dan kita semua selalu berada dalam damai. :)

Selasa, 30 Agustus 2016

Puisi-puisimu.-AF-


Hampir setahun berjalan. ku lihat kau tak pernah lelah. Usahamu seolah seperti untaian-untaian do'a yang terus terpanjat meski kau tau aku. Semakin ku diam semakin kau teriak, semakin ku jauh semakin kau kejar.


ku mohon Marahlah padaku karena perlakuanku, biar ku tampar diriku sendiri, biar ku tau betapa berharganya dirimu.  Tapi, ntah sanggupkah aku nanti tanpamu.
padahal pertemuan itu membuatku begitu yakin, senyuman ramah itu, tapak kaki yang kemerah merahan itu, kaulah imam itu.
Terbayang wajahmu disetiap kesempatan, kusebut namamu di setiap do'aku, segala harapan terbaik buat kita.

sudah terbiasa dengan perhatian mu, sudah terbiasa dengan arahanmu, sudah terbiasa dengan siraman siramanmu ketika ku mulai layu. Kau terasa begitu sempurna.
Tapi semakin semua itu ada semakin ku rasa kau berhak dapat yang lebih baik dariku. Berulang ku ucapkan ini, berulang kau katakan aku bukan Tuhan. Mashaallah..
Sejujurnya aku lelah dengan sikapku sendiri, kumohon jangan menyerah. sampai mereka bertemu karena kita. Aamiin.-LAF2-


Jumat, 01 Juli 2016

Bahwa Diri


Pengalaman mengajarkan :

Bahwa merasa paling  benar tak membuat perasaan jadi lebih baik, sadari dan koreksi diri.
Bahwa meminta maaf tidak hanya dilakukan si salah, terkadang yang benar jg perlu melakukannya, agar indah dunia ini.
Bahawa keras kepala dan dendam tak akan membuat hidup tenang kecuali kegelisahan dan penyakit.
Bahwa mulut besar hanya akan membawamu kepada kehancuran karena mulutmu harimaumu.
Bahwa seorang pemimpin tak mempunyai hak untuk melakukan apapun meskipun itu untuk kebaikan tempat yang dipimpin karena jabatan pimpinan hanya sebuah simbol.
Bahwa menjadi seorang pengadil haruslah bisa memposisikan diri dikedua belah pihak dan mampu merasakan apa yang terjadi pada kedua pihak disetiap detiknya karena jika tidak suaramu akan condong pada satu pihak.
Bahwa jika tak sanggup dan merasa mengambil tindakan malah akan menambah kekacauan maka lebih baik diam meskiipun atapmu akan roboh.
Bahwa terkadang kata " mampus situ" terdengar lebih menenangkan hati.
Bahwa sebuah usaha yang tidak membuahkan hasil akan lebih baik daripada tidak mencoba sama sekali.
Bahwa duduk sendiri adalah lebih baik dari berkumpul karena diri adalah manusia dengan nafsu ghibah seperti sesuatu yang nikmat.
Bahwa kesombongan akan menjatuhkan diri sendiri.
Bahwa diam adalah yang terbaik karena betapapun diri coba menjelaskan akan bertambah buruk.
Bahwa yang membersihkan diri dan yang mengadu domba akan selalu ada, tanpa berfikir bahwa satu kesalahan saja sudah lebih dari cukup.
Bahwa diri sendiripun tak bisa dipercaya apatah lagi orang lain, maka berhati hatilah, belajar dan jangan ulangi lagi.
Bahwa urusanmu adalah punyamu dan urusan orang lain bukan hakmu, meskipun diri seorang pemimpin. Diamlah walau atapmu akan roboh karena betapapun diri menahan atapnya maka langit yang akan roboh menimpa diri.
Bahwa setiap kata-kata bijak dan nasehat hanya pantas untuk diri sendiri.
Dan bahwa ketika seseorang semakin dewasa dia menulis dengan tinta bukan dengan pensil sehingga dia mampu belajar bahwa menghapus kesalahan bukan hal yang mudah.
Untukmu diriku, menjadi lebih baik belajarlah dari pengalaman.

Minggu, 08 Mei 2016

Ini aku, bukan salah umurku.


Minggu, 08 Mei 2016. Tak usahlah kukatakan tepatnnya umur ku sekarang karena jika kau perduli kau akan cari tau sendiri. Dan jika kau tau  pasti kau akan berkata bahwa aku tak Muda lagi. Lalu ketika kau lihat aku bersenang-senang dengan mereka  yang lebih muda kau akan berkata bahwa aku "lupa dengan umurku" seolah tak pantas untuk itu, sekali, dua kali, tiga kali dan aku yakin akan ada yang berikutnya.
Aku  coba memahami perlakuanmu karena positif nya itu pasti karena kau menyayangiku. tapi pernahkah kau berfikir bahwa ini aku  bukan salah umurku. Karena hitam tak harus selalu berpasangan dengan yang hitam.

Benar bahwa aku sayang keluargaku, adik-adikku, keponakan keponakanku. Mereka adalah hidupku. Katakan padaku jika ini salah dan tak pantas dengan umurku.
Benar bahwa aku bermain dan bergurau dengan murid-muridku. Katakan jika ini salah.
Benar bahwa kesenanganku adalah selalu jalan- jalan kemana saja setiap ada waktu dan kesempatan, katakan jika umurku tak pantas untuk ini.
Benar bahwa aku suka berfoto ria bersama mereka yang muda-muda kapan saja dan dimana saja. Katakan jika ini tak pantas untuk umurku atau mungkin karena sesuatu yang mengganggumu.
Benar bahwa aku senang mengupload semua foto-fotoku ke sosial media, katakan padaku jika itu mengganggumu.
Benar bahwa aku senang menggonta ganti foto profil dan statusku. Katakan jika itu membuatmu muntah.
Apa yang salah dengan semua itu...?? Cobalah posisikan dirimu di posisiku. Kau dan aku berbeda, aku satu dan kau banyak. Aku lakukan semuanya sendiri dan kau bersama seluruh darah-darahmu. Aku punya banyak waktu untuk itu semua dan kau tidak. Aku membutuhkan itu semua karena sendiri itu tak selalu nya mudah.
Tapi jangan pernah hubungkan itu semua sebagai penyebab kesendirianku. Aku tak pernah lupa bahwa aku sendiri. Kau bukan tuhan yang bisa mengatakan bahwa segala sesuatu yang berhubungan dengan aktifitas ku adalah penyebab ke sendirian ku. Karena aku yakin ada sesuatu yang baik dibalik ini semua.
Jika berdiam diri dan tak melakukan apa apa kau anggab dapat merubah nasibku dan membuatmu senang, sebaik nya jangan berharap itu sekarang. Semua ada waktunya. Dan sampai waktunya tiba, aku akan terus lakukan itu. Karena Itu caraku untuk menikmati ke sendirian ku.
Untukmu yang perduli, terimakasih kasih.

Selasa, 03 Mei 2016

Diam










Dia diam..
Dia indah..
Tak perlulah dia teriak.
Karena tanpa teriakpun semua datang..                                                                                 Karena tanpa teriakpun semua tau..
Bahwa dia indah.

Aku teriak..
Semua lihat..
Namun tak satupun yang datang..
Karena teriakku adalah sebuah kebodohan
Yang kupikir indah padahal mengerikan.

Aku diam..
Bisakah..
Beribu kali terucap..
Beribu kali terulang..
Hai aku..
Jadilah Dia. -01.50/030516-