Total Tayangan Halaman
Senin, 01 Juni 2015
Rindu Papa
Rindu Papa.
Jika saja waktu itu dapat kembali berputar, ku mau sekali saja papa bilang "lelan dimana, papa sunyi sendiri", agar dapat bergegas ku pulang dan menemani papa segera.
Jika saja waktu itu dapat kembali berputar ku mau dengar sekali saja papa bilang "badan papa sakit lel", agar dapat ku urut badanmu pa.
Jika saja waktu itu dapat kembali berputar ku ingin lihat papa tertawa ketika nonton kontest dangdut di tv agar dapat sekali saja kutertawa bersamamu pa.
Jika saja waktu itu dapat kembali berputar ku ingin lihat papa menangis ketika nonton adegan sedih di tv, agar dapat sekali lagi kumenangis bersamamu pa.
Jika saja waktu dapat kembali berputar kuingin sekali lagi denger papa bilang "papa takut lel", agar dapat sekali lagi ku angkat bantalku dan tidur dipintu kamarmu pa.
Jika waktu dapat kembali berputar kuingin sekali lagi dengar papa bilang "bangun lel waktunya sahur", agar segera ku banguñ dan masak semua yang kau mau pa.
Dan jika waktu dapat kembali berputar, biarkan papa berkata "apa bukaan kita hari ini lel", agar bisa sekali lagi kusiapkan semua bukaan yang papa mau.
Rindu wajahmu pa...
rindu semua tentang papa.
segala yang ku anggap menyenangkan, menyulitkan dan memberatkan dulu jadi begitu berharga dan begitu kuinginkan untuk terjadi lagi pa.
Denganmu dan tanpamu menjadi begitu berbeda.
setelah tiada baru terasa, ini membuatku belajar untuk menghargai yang ada sebelum ianya tiada.
Sebentar lagi ramadhan pa...
ramadhan ke lima tanpa papa.
semoga papa tenang disana di samping umi. Dan tersenyum melihat anak anak kalian disini.
We love you pa. Always.
Allahummaghfirlii waliwalii dayya warhamhumabkama rabbayaani shagiiraa. Aamiin. Alfaatihah.
010615
Minggu, 04 Januari 2015
Catatan Awal Tahun
Hari ini tanggal 4 Januari 2015, hari keempat di bulan pertama di tahun 2015. Ga banyak harapan di tahun ini, tak perlu ada resolusi yang harus di ciptakan dengan sebuah keterpaksaan. Belajar dari tahun tahun yang lalu, ga banyak yang menjadi kenyataan. Enough to make my self sure just to stand over Allah's plan. let it flows with water. Ini bukanlah pengakuan atas sebuah keputus asaan tapi lebih kepada kesadaran bahwa diri hanyalah hamba yang tiada daya. Laa haula wa laa quwwata illa billah. tak ada yang tau apa yang akan terjadi pada detik setelah detik ini. Satu hal yang aku yakin pasti, ajal akan datang menjemputku. kapanpun itu, dengan cara apapun itu terasa terus terusan ada dalam pikiran. Jika ternyata ditahun ini engkau datang, datanglah ketika aku telah benar-benar siap dalam amal, ibadah dan ilmu. AAmiin. Ini harapan terbesarku di tahun ini. Dan.... setiap siapapun yang membaca ini mohon maaf atas segala salah. terkhusus buat seluruh keluargaku yang ku sayang. hehehehe... setiap x orang baca ini mudah mudahan dimaafkan. tiap tiap dibaca terhapus sedikit dosa, namanyanya juga usaha, bukan buang tabiat ya.
At home the whole day, finish my duty to my sweethome. Malam terakhir setelah 2 minggu liburan tapi tetep aja ga cukup cukup. rasanya udh capek duluan bayangin aktifitas besok. ga semangat , kurang bergairah, lemah, letih, lesu. masih mau menikmati tempat tidur, dan jalan-jalan lagi utk beberapa waktu kedepan. hehehehe... kayaknya syetannya mulai belai belai awak ini, ngelamun sendiri, bikin kacau pikiran sendiri. wake up dear.... kontrol hatimu. harus jadi wanita yg cantik, anggun dan menarik yg tak lekang kena panas dan tak lumut kena hujan seperti bidadari dari syurga gitu. sedapppp... Cantik hati ya sayang, that's the essential of beauty, yg lain bukan yg utama. Rasul bilang di dalam tubuh itu ada segumpal daging. Bila ia baik maka baik pulalah seluruh tubuh. klu ia rusak maka rusak pulalah seluruh tubuh. Ketahuilah itu adalah hati. (HR Bukhari dan Muslim). AA, Gym bilang " jagalah hati jangan kau kotori" sambil pegangnya tu disini (hati). :) Jadi wanita yang baik itu misi utama, harus terus terusan di ucapkan, di tanam dalam hati biar ga surut semangat untuk misi ini. :)
At home the whole day, finish my duty to my sweethome. Malam terakhir setelah 2 minggu liburan tapi tetep aja ga cukup cukup. rasanya udh capek duluan bayangin aktifitas besok. ga semangat , kurang bergairah, lemah, letih, lesu. masih mau menikmati tempat tidur, dan jalan-jalan lagi utk beberapa waktu kedepan. hehehehe... kayaknya syetannya mulai belai belai awak ini, ngelamun sendiri, bikin kacau pikiran sendiri. wake up dear.... kontrol hatimu. harus jadi wanita yg cantik, anggun dan menarik yg tak lekang kena panas dan tak lumut kena hujan seperti bidadari dari syurga gitu. sedapppp... Cantik hati ya sayang, that's the essential of beauty, yg lain bukan yg utama. Rasul bilang di dalam tubuh itu ada segumpal daging. Bila ia baik maka baik pulalah seluruh tubuh. klu ia rusak maka rusak pulalah seluruh tubuh. Ketahuilah itu adalah hati. (HR Bukhari dan Muslim). AA, Gym bilang " jagalah hati jangan kau kotori" sambil pegangnya tu disini (hati). :) Jadi wanita yang baik itu misi utama, harus terus terusan di ucapkan, di tanam dalam hati biar ga surut semangat untuk misi ini. :)
Kepengen jadi seorang ibu yg dengan akhlaknya menjadikan tangan tangannya begitu lembut dan memberikan kehangatan dalam mendidik anak anaknya dalam menapaki kehidupan yang benar dan islami, kasih sayang kecintaanya juga begitu menggebu dihadapan suaminya sehingga ia merupakan sosok yang selalu dirindu dan diingat. kepengen jadi wanita yg jika orang lain melihat dan mendengar ucapannya mampu menyejukkan hati, tapi apalah daya awak orang medan, ga di akui klu ngomong ga keras. (Sssstttt.. cuma cari cari alasan doank itu :))
sungguh jika seorang muslimah menghiasi dirinya dengan pakaian sabar, istiqamah,qana’ah, maka insya Allah tempat terpuji akan menuggu kita ,yaitu syurgaNya. Itulah hakikat cantik dalam Islam. Berat cuyyy.... (hahaha jd ingat seseorang yg sring pake kata ini). but still nothing to lose if i try. Di mulai dari cari cara untuk bikin anak anak ku tetap duduk di tempat duduknya besok. Bismillah...
Senin, 22 Desember 2014
Jodohku ^_^
Kapan ya Allah......
Yang pasti bukan 10 tahun yang lalu, bukan sekarang, ntah besok, lusa, 5 tahun lagi atau mungkinkah... Sesekali pertanyaan ini suka timbul di benak. Harus banyak-banyak istighfar biar selalu sabar. Allah punya rencananya sendiri untuk hambanya. Sebenarnya Untuk umurku sekarang rasanya sudah jenuh untuk memikirkan tentang ini, hidup sendiri rasanya lebih menyenangkan dengan segala alasannya, bangun jam 10 pagi klu lagi ga tugas gada yg marah, ga masak berbulan-bulan gada yang ngeluh, ga perlu jadi akuntan keluarga untuk bagi-bagi pengeluaran buat sebulan, mau jalan-jalan kapan aja gada yg batasi waktu, de el el. All so fun.
Kesendirian akan lebih terasa menyedihkan waktu kita kena sakit, persis seperti yg aku alami beberapa waktu yang lalu. Mau makan masak sendiri, mau minum yg manis bikin sendiri, badan pegel kusuk sendiri, mau berobat pegi sendiri. sedih... sedih.. sedih... "harus mandiri" itu paswordnya biar tetap semangat. Syukur Alhamdulillah Allah itu selalu baik sama semua makhluknya, Dia selalu kasi jalan pada setiap masalah yang kuhadapi.
Katanya menikah itu membawa banyak berkah, rezeki yang melimpah, hidup yang bahagia, lebih dihargai orang lain, terjaga dari perbuatan-perbuatan yang ga baik. dan banyak lagi lainnya. Benar kah... Beberapa orang dekat justru malah menderita setelah menikah, heheehe... tapi bukan ini alasan ku buat menunda untuk menikah terlalu lama. yang pasti pengalaman beberapa orang dekat ini jadi pembelajaran untukku. Beberapa pelajaran yg bisa diambil adalah teliti dulu siapa pasanganku, Gimana latarbelakang keluarganya,ga harus dari keluarga yang kaya tapi baik karena aku bukan hanya akan menikahinya tapi juga keluarganya kelak. Bagaimana sifat dan tingkah lakunya, ga harus ganteng, yang penting berakhlak dan sholat. Penyayang, mapan, minimal kuat gawe jangan sampe nanti awak juga harus memenuhi kebutuhan keluarga. Kriteria yang standartlah.
Laki-laki yang baik untuk wanita yang baik pula. ini janji Allah yang selalu ku tunggu. Pastinya aku juga harus selalu menjaga diri untuk selalu berbuat baik, berakhlakul karimah. Walau menjadi wanita yang baik ga gampang apalagi dengan imanku yang selalu turun naik.
Siapa ya Allah.... Pertanyaan ini pasti akan selalu ada. sampai jawabannya tiba nanti aku harus selalu istiqomah, banyak berdo'a dan berusaha. Please give me the best ya Allah, Im Count on You. :).
Yang pasti bukan 10 tahun yang lalu, bukan sekarang, ntah besok, lusa, 5 tahun lagi atau mungkinkah... Sesekali pertanyaan ini suka timbul di benak. Harus banyak-banyak istighfar biar selalu sabar. Allah punya rencananya sendiri untuk hambanya. Sebenarnya Untuk umurku sekarang rasanya sudah jenuh untuk memikirkan tentang ini, hidup sendiri rasanya lebih menyenangkan dengan segala alasannya, bangun jam 10 pagi klu lagi ga tugas gada yg marah, ga masak berbulan-bulan gada yang ngeluh, ga perlu jadi akuntan keluarga untuk bagi-bagi pengeluaran buat sebulan, mau jalan-jalan kapan aja gada yg batasi waktu, de el el. All so fun.
Kesendirian akan lebih terasa menyedihkan waktu kita kena sakit, persis seperti yg aku alami beberapa waktu yang lalu. Mau makan masak sendiri, mau minum yg manis bikin sendiri, badan pegel kusuk sendiri, mau berobat pegi sendiri. sedih... sedih.. sedih... "harus mandiri" itu paswordnya biar tetap semangat. Syukur Alhamdulillah Allah itu selalu baik sama semua makhluknya, Dia selalu kasi jalan pada setiap masalah yang kuhadapi.
Katanya menikah itu membawa banyak berkah, rezeki yang melimpah, hidup yang bahagia, lebih dihargai orang lain, terjaga dari perbuatan-perbuatan yang ga baik. dan banyak lagi lainnya. Benar kah... Beberapa orang dekat justru malah menderita setelah menikah, heheehe... tapi bukan ini alasan ku buat menunda untuk menikah terlalu lama. yang pasti pengalaman beberapa orang dekat ini jadi pembelajaran untukku. Beberapa pelajaran yg bisa diambil adalah teliti dulu siapa pasanganku, Gimana latarbelakang keluarganya,ga harus dari keluarga yang kaya tapi baik karena aku bukan hanya akan menikahinya tapi juga keluarganya kelak. Bagaimana sifat dan tingkah lakunya, ga harus ganteng, yang penting berakhlak dan sholat. Penyayang, mapan, minimal kuat gawe jangan sampe nanti awak juga harus memenuhi kebutuhan keluarga. Kriteria yang standartlah.
Laki-laki yang baik untuk wanita yang baik pula. ini janji Allah yang selalu ku tunggu. Pastinya aku juga harus selalu menjaga diri untuk selalu berbuat baik, berakhlakul karimah. Walau menjadi wanita yang baik ga gampang apalagi dengan imanku yang selalu turun naik.
Siapa ya Allah.... Pertanyaan ini pasti akan selalu ada. sampai jawabannya tiba nanti aku harus selalu istiqomah, banyak berdo'a dan berusaha. Please give me the best ya Allah, Im Count on You. :).
Minggu, 15 Desember 2013
Kelasku, 3 MI.
Ga terasa sudah hampir setengah tahun aku mengajar di kelas
3 Madrasah Ibtidaiyah Ibnu Halim. Tepatnya adalah tanggal 21 Desember
2013 nanti adalah akhir semester pertama untuk tahun ajaran 2013-2014.
Selama hampir
10 tahun mengajar, ini adalah kelas paling luar biasa yang pernah ku didik. Banyak
suka duka yang ku dapat dari kelas ini, tertawa, emosi, nyengir, diam seribu
bahasa, dan banyak hal kecuali menangis sering ku alami di kelas ini. Mungkin
karena tingkat umur yang berbeda sebagai penyebab atau ada faktor lain, ini
yang harus ku cari tau. Aku harus bersyukur dengan siswa siswi ku yang berbeda
dari sebelumnya ini, karenanya jadi bisa
belajar lagi. belajar tentang sesuatu yg berbeda. Mempelajari tentang hal hal
yang berhubungan dengan mereka, mulai dari mempelajari tingkah laku
mereka, cara mengatasinya, mencari metode dan strategi-strategi ampuh untuk
mengendalikan mereka di kelas, paling tidak sedikit ilmu psikologi seharusnya
ku kuasi. Yang paling penting adalah ku sadar dengan cara mengajarku yang salah
selama ini.
Masih banyak kekurangan ku dalam mendidik mereka, beberapa
hal yang ku pelajari dari caraku yang ku sadari salah selama ini adalah
pengelolaan kelas yang belum maksimal, ku belum bisa memahami siswaku sendiri,
jadi lebih otoriter di kelas sehingga memicu perilaku buruk mereka dengan cara mencari perhatian. Memaksa mereka
untuk diam tidak grasah grusuh ketika belajar, dengan menggunakan metode lama
waktu ku sekolah dulu melipat tangan dengan 5 hitungan. J pada hal bukan diam itu
yang jadi patokan berhasil tidaknya pembelajaran yang sudah ku beri. Ku berhasil
ketika siswa siswi ku bergerak karena berusaha memahami pelajaranku atau justru
mungkin berusaha untuk mengimplementasikan pelajaran karena mereka sudah
memahami pelajaran yang sudah ku beri.
Namun nilai-nilai di
rumah, orang tua, dan lingkungan sekitar juga sangat besar kemungkinannya menjadi penyebab keluar biasaan mereka. Sebagai salah
satu contohnya adalah perkataan- perkataan kotor dan kasar yang kadang keluar
dari bibir mereka yang mustahil didapat di sekolah karena sekolah melarang keras
menggunakan kata-kata itu, dan yang pasti para guru tidak mgkin mengajarkan
kata-kata ini.
Apapun faktor yang melatar belakangi tingkah laku buruk
mereka, ini harus di tindak lanjuti untuk mencegahnya menyebabkan masalah semakin besar. Solusi yang di
berikan Evertson dan Emmer (1982) ini mungkin akan sedikit membantuku :
1. Guru
seharusnya menyuruh siswa untuk menghentikan
perilaku tidak pantasnya. Guru mempertahankan kontak dengan siswa tersebut
sampai perilakunya menghilang.
2. Guru
seharusnya melakukan kontak mata dengan siswa tersebut sampai perilaku baiknya
kembali.
3. Guru
perlu mengingatkan siswa tersebut tentang perilaku yang semestinya dilakukan.
4. Guru
mungkin perlu memerintahkan siswa tersebut untuk menjelaskan apa yang dimaksud
perilaku yang benar kepada dirinya sendiri. Bila ia memang tidak mengerti, ia
seharusnya diberi umpan balik.
5. Guru
perlu memberikan hukuman atas pelanggaran aturan. Ini biasanya berua menerapkan
prosedur yang sudah ditetapkan sampai aturan itu dilaksanakan dengan benar.
Tetapi bila murid memahami aturan itu lalu sengaja melanggarnya, guru dapat
menggunakan bentuk hukuman ringan tertentu, misalnya dengan tidak memberikan privilege (hak
istimewa).
6. Membuat
variasi kegiatan, misalnya dengan pindah dari seatwork ke
pengajaran interaktif atau melanjutkan dengan topic lain, dapat mengembalikan
focus mereka pada pelajaran.
Model
lain untuk menangani perilaku buruk adalah model LEAST, untuk menangani
“perusuh” :
1. Leave
it alone (Biarkan saja)
Bila
perilaku itu tidak semakin buruk, jangan ambil tindakan apa-apa.
2. End
the action indirectly (Hentikan tingkah lakunya secara tidak langsung)
Ini
dapat dilakukan dengan mendistraksinya dari perilaku buruk itu dengan
memberinya pekerjaan lain.
3. Attend
more fully (Berikan perhatian lebih)
Guru
seharusnya berusaha mengenal siswa-siswanya, sehingga mereka dapat melihat
jantung permasalahannya. Ini akan membantu guru untuk memutuskan apa yang akan
dilakukan.
4. Spell
out directions (Berikah pengarahan kata demi kata)
Ingatkan
siswa tersebut tentang apa yang seharusnya dilakukannya dan bila perlu
peringatkan dia tentang konsekuensi bila tidak menuruti pengarahan guru.
5. Track
the behavior (Lacak perilaku itu)
Pantas untuk di coba, semoga berhasil bikin
anak-anakku luar biasa baik budinya. J
Karena
ini tentang kelasku rasanya ga afdhol kalau ga memperkenalkan
pemeran-pemerannya:
Nama: Cindi Deswinta Putri
Deskripsi: Selain
manis, cindi juga gadis yang pintar. ga sulit memberi pelajaran ke gadis ini. Cindi
adalah juara di kelas ini.
Nama: Vicri
Deskripsi: Paling
luar biasa baik budinya, keras, sulit di atur, tapi sebenarnya anaknya penurut kalau kita
tau caranya. Dia adalah Projek terbesarku.
Nama : Ilham Dwi Cahya
Deskripsi: Paling silit klau di perintah. “Males” adalah kata ajiannya. Alhamdulillahnya selalu menyelesaikan PR.
Nama : Arsya Amalia
Zahra
Deskripsi : Manja, pintar, gampang tertawa, Paling bagus bacaan sholatnya.
Nama : Muhammad Arif Fatahillah
Deskripsi : Cowok paling kalem di kelas, pintar, ga kan beranjak dari bangkunya selama jam pelajaran selain karena di butuhka.
Nama : Melati Norist
Deskripsi : Suaranya paling keras, Paling cepat memberikan bantuan kalau aku bilang "pusing", senang menulis sepucuk surat yang katanya untuk gurunya tercinta. Baca namanya jadi ingat Chuck Noris :)
That's it, There they are. My beloved Students. And many more...!!!!!
Senin, 18 November 2013
Adhiya Chalisha
15 Agustus 2013 kau terlahir kedunia, sebagai karunia dan kebahagiaan terbesar untuk kedua orang tuamu dan aku nak serta seluruh keluarga besarmu. Sosokmu yang begitu lucu, imut dan senyuman yang kau lontarkan ketika kau memandang setiap orang didepanmu sungguh sangat menggemaskan. Semoga senyuman mu ini menjadi pertanda bahwa kau akan menjadi seorang anak yang ramah dan perduli dengan sekitarmu kelak.
Adhiya Chalisha, nama yang indah nak. nama yang di berikan abi untuk mu. Nama yg mempunyai makna sebagai do'a dan harapan kedua orang tuamu untuk mu. Adhiya adalah "cahaya", cahaya hidup kedua orang tuamu, yang berharap semoga kau bercahaya terang kelak dan cahaya itu bermanfaat untukmu, orang tuamu dan orang orang di sekitarmu.
Chalisha bermakna "ikhlas". harapan kedua orang tuamu agar kau menjadi seorang wanita yang selalu ikhlas dalam keadaan apapun dan dalam melakukan apapun, semoga dengannya hidupmu menjadi tenang, tentram dan bahagia.
Begitu banyak do'a dan harapan yang aku untaikan untukmu nak. semoga kau menjadi anak yang sholehah adalah yang paling utama dari semua, berilmu tinggi, berakhlak mulia, berkah dalam umur dan rezeki, rahmat dan kesehatan selalu diberikan Allah untuk mu. Harapan dan do'a ini juga ku untaikan untuk kedua orang tuamu, kak jiya, kak shila, kak akla, buya dan bunda serta semua orang-orang yang menyayangimu. Semoga Allah mengabulkan Do'a dan harapan- harapan ini. Aamiin.
Medan, 18 Nopember 2013
yang selalu menyayangimu
WANDA
Sabtu, 16 November 2013
Indahnya Masa kecil
![]() |
Memandangi anak-anak dengan pola tingkah mereka yg berbeda, keceriaan mereka sejenak sebagai pelipur lara. Terpikir 'inilah aku dahulu' lepas tanpa beban. Tp semua tau waktu terus berputar, harus ku ikuti terus rotasinya. Kadang ketika rasa kaki letih, ingin sejenak berhenti namun ketika itu trjadi terombang ambing adalah pilihan. Ku Harus terus berjalan dengan sebuah pegangan hingga putaran waktuku berhenti. Semoga suatu saat pemberhentian terakhirku itu 'indah'.
|
Jumat, 15 November 2013
Kebahagiaan Keluargaku
Kebahagiaan Keluargaku
Kenapa hidup harus memikirkan orang lain..? Kadang2 pertanyaan ini selalu timbul di benakku ketika pikiran ku di sibukkan dengan keadaan2 keluarga dan sanak saudara ku yang tidak begitu baik. Kalau saja diri ku bisa sedikit egois, tp ga bisa..!!. Mereka ibarat kulit ku, ketika mrk menderita ku rasakan sakit seperti tersayat. Ingin ku kerahkan seluruh daya ku untuk membantu, tapi tak mampu. Menangis jadi pelega ku, berdoa jd semangat ku. Dalam ke tak berdayaan ku ini hanya Allahlah sebagai pelipur laraku, semakin ku dekat semakin kuat jiwa ku. Aku percaya allah sudah mengatur semua dan sudah menyiapkan penyelesaian nya. Ya allah berilah kebahagian hidup dunia dan akhirat buat keluarga dan seluruh sanak saudaraku. Kebahagiaan mereka melebihi kenikmatan apapun buatku. Kabulkan semua keinginan mereka ya allah. Ketika ku terbangun esok pagi berilah aku kbr baik dan nyenyakkanlah tidur ku esok malam begitu juga dengan mereka. Amin.
Langganan:
Postingan (Atom)












